Cast : Sehun ,
Minji (OC)
Rating : PG -15
Genre : Romance (?)
Drabble
(A/N) : I
own this story , hope you enjoy it . Please read my warning below , before you read
this story XD NO SIDER PLEASE!! NO PLAGIATOR PLEASE !!
Warning !!
Disturbing content maybe (XP)
Minji
baru saja keluar dari ruang praktek kelas anatominya , saat ia melihat Sehun
tertidur di depan pintu masuk kamar mandi wanita . Membuat mahasiswi -
mahasiswi lain mengurungkan niat mereka masuk kedalamnya.
"Hei !! Oh pervert
Sehun !! Kenapa kau tertidur di depan kamar mandi wanita ? " Minji
berjongkok di depan Sehun dan menepuk - nepuk pipinya .
"Ah !! Kau menggangguku saja sih Min ! " Sehun
menguap sambil mengusap - usap sudut bibirnya.
"Kau ketiduran saat mengintip gadis - gadis ya ? Memang
di fakultas arsitektur tidak ada kamar mandi wanita ? Sampai - sampai kau
memilih kamar mandi wanita di depan ruang praktek anatomi "
"Enak saja !! Aku bukan laki - laki brengsek Min ! Ini
semua kan juga karena Kau menyuruhku menunggumu pulang ." Minji tertawa
terbahak - bahak saat melihat Sehun marah.
"Aduh ! Kau itu lucu sekali sih , saat sedang marah
." Minji mengelap sudut matanya yang berair.
"Hun , kau jadi kan ke apartemenku ? Kau bilang mau
memasakkanku semur hati ayam."
"Iya . Aku bahkan sudah meminta resepnya pada sepupuku
di Indonesia ."
"Yay !! You are the best Oh Se !! " Minji
berteriak kegirangan sambil memeluk Sehun . Sementara Sehun mulai merapalkan
berbagai macam doa agar jantungnya tidak melompat keluar.
"Kau sudah beli bahan - bahannya kan Min ?" Sehun
bertanya setelah menormalkan detak jantungnya.
"Tentu saja ! Ayo kita berangkat !! " Minji
menarik tangan Sehun dengan semangat .
***
"Sehun , Aku mandi dulu ya ! Kadaver yang Aku bedah
tadi punya lemak perut yang banyak. Ugh..tanganku
jadi bau ."
"Berhentilah menjelaskan wujud kadavermu Min ! Aku jadi
mual " Sehun menjawab sambil mengambil bahan - bahan masakan di kulkas.
"Hun,hati ayam itu Aku letakkan di kantong plastik
warna hitam " Minji kembali menyahut sebelum masuk ke kamar mandi .
"Ya.. Aku sudah melihatnya ." Sehun menunjukkan
kantong plastik hitam yang dipegangnya pada Minji.
"Kau harus memasaknya dengan enak ya Hun !"
"Tentu ! Kau meragukan kemampuan memasakku !"
Sehun membusungkan dadanya , membuat Minji tertawa sebelum masuk ke dalam kamar
mandi.
***
"Huah..baunya enak sekali Hun !" Mata Minji
berbinar - binar melihat masakan yang tertata rapi di meja makan .
"Jangan terpukau terlalu lama , Ayo kita makan !
Perutku sudah keroncongan dari tadi ." Sehun mulai menyantap semur hati
ayam di piringnya.
"Kau duluan saja , Aku mau mengambil jus di kulkas
." Sehun mengangguk dan melanjutkan makan siangnya.
"Hun , kenapa hati ayamnya masih ada di kulkas ? "
Minji melongokkan kepalanya dari balik pintu kulkas .
"Tadi kau bilang hati ayamnya ada di kantong plastik
hitam " Sehun menjawab sambil menatap Minji bingung . Namun , masih tetap
melanjutkan makannya .
"Jangan - jangan...." Minji membuka freezer di
kulkasnya. Lantas ia langsung memasang wajah ingin muntah.
"What the Hell
!! Oh Sehun , apa kau tau apa yang kau masak tadi ?" Minji berjalan ke
arah meja makan . Sehun menatapnya dengan kedua alis saling bertaut .
"Hati ayam ?" Sehun menjawab sangsi .
"Sehun , Kau tau kan, Aku asisten dosen Lee seonsangnim
?"
"Aku tau , please
berhenti menyombong Min "
"Aku tidak ingin menyombong..Kau tau kan ? Aku sering
dapat tugas mengawetkan organ ?"
"Iya , Aku tau..Aku tau.. Apa sih yang mau Kau katakan
?"
Tiba - tiba muka Sehun memucat "Jangan bilang..."
.
.
.
.
"Hun,itu hati dari kelas anatomiku "
THE END

oh sehun oon bener thor, cacat, asli ! :D
BalasHapusceritany lucu, asik.. :)
lain kali bikin yang comedy gini la ya author .
Makasih ela..oke deh..lain kali kalau author ada ide cerita comedy pasti langsung author bikin d(^o^)
Hapus