Cast : Park Chanyeol
Jung Nara
Genre : Tragedy , Romance (not sure)
Genre : Tragedy , Romance (not sure)
Rating :PG-15 (Mentang - mentang :D)
Length: Oneshoot
Author's Note :
Ohok..ohok !! maaf ya
semuanya , Gue yang sok tua ini baru kembali setelah bertahun - tahun lamanya
*deep bow . Mau gimana lagi..nyatanya kehidupan sekolah makin memburuk dari
hari ke hari . Tugas yang banyaknya amit - amit ditambah UTS yang dateng -
dateng nggak pernah ngasih tau . Untuk permintaan maaf,gue mempersembahkan ff
ini . Sebenernya gue mau bikin ff yang fluff atau romance yang bahagia gitu
. Tapi,berhubung prolog ff ini secara tidak sengaja jatuh ke tangan teman gue 2 bulan yang lalu dan tiap hari dia nanyain kapan di publish ya akhirnya begitulah. Ehem..langsung saja enjoy it my dearest reader !!
***
Chanyeol PoV
"Yeol , jangan lupa jam satu nanti
kita harus memesan baju pernikahan kita . Oke ! Kau jangan terlalu sibuk dengan
pekerjaanmu . Awas kalau nanti kau terlambat !" Nara mengepalkan tangannya
. Aku hanya tertawa dan mengacak - ngacak rambutnya .
"Tentu saja . Aku berangkat dulu ya !
" Aku mulai mengemudikan mobilku keluar dari pekarangan Seoul University .
Kulihat Nara masih melambai - lambaikan tangannya sampai mobilku hilang ditelan
arus kendaraan .
Aku
menghela nafas berat . Satu minggu lagi aku dan Nara akan menikah . Jujur ,Aku
sama sekali tidak mencintainya . Ini semua hanyalah keinginan orangtuaku untuk
menggabungkan perusahaan keluarga Nara dan perusahaan keluargaku . Awalnya ,
Aku tidak terima karena orangtuaku seenaknya saja menjodohkanku dengan orang
yang tidak ku kenal . Tapi , Aku sadar harus bersikap dewasa dalam menyikapi
semua ini , karena Ayah Nara adalah salah satu pemegang saham terbesar di
perusahaan keluargaku . Salah sedikit saja , Aku dan keluargaku bisa hancur .
Terdengar kejam memang, Aku menikahi Nara
hanya untuk membuat perusahaan keluargaku tetap berdiri . Sebenarnya Aku juga
merasa bersalah saat melihat Nara yang dengan antusias menyambut pernikahan
kami . Saat itu muncul rasa simpati di hatiku ,
Aku yakin , perasaan itu hanyalah rasa iba dan rasa bersalah yang tidak
ada artinya . Aku merasa kasihan padanya karena mencintai orang yang salah .
Kuharap , suatu saat nanti Aku juga bisa memberikan rasa cinta yang tulus pada
Nara . Tapi entahlah , Aku juga kurang suka dengan sikap Nara yang manja dan
kekanakan . Hal itu membuatku makin sulit untuk menerimanya masuk ke dalam
hatiku.
***
Author PoV
"Nara , maafkan Aku . Tadi ada rapat
penting . Jadi Aku tidak mungkin pergi di tengah - tengah rapat ." Chanyeol
berusaha keras menunjukkan wajah bersalahnya
.
"Kau tau Yeol , kakiku sudah mati rasa
karena menunggumu dua jam di sini ! " Nara kesal dan hanya melengos
melewati Chanyeol dan langsung masuk ke dalam mobil.
"Nara,Aku benar - benar minta maaf ,
Aku janji tidak akan pernah terlambat lagi menjemputmu ." Chanyeol masih
berusaha sabar .
"Baiklah , Aku akan memaafkanmu . Asal
Kau mau menemaniku makan malam nanti ." Chanyeol hanya bisa menghela
nafasnya dengan raut muka kesal . Dengan terpaksa , Ia menganggukkan kepalanya
.
Di sepanjang perjalanan , Nara tak henti -
hentinya mengoceh tentang kegiatannya di kampus hari ini . Sebenarnya ,
Chanyeol jenuh mendengar suara Nara . Ia hanya ingin tenang setelah rapat
perusahaan tadi .
"Dan Kau tau Yeol , sekarang Minji dan
Sehun sudah berpacaran . Hahaha...awalnya saja mereka saling benci satu sama
lain . Tapi pada akhirnya mereka saling mencintai kan ? Yeol...?? Apa kau
mendengarkanku ?" Suara Nara menyadarkan Chanyeol dari lamunannya .
"A-Apa ?? Aku ?? Tentu saja Aku
mendengarkanmu ."
"Kau bohong..Dari tadi Kau hanya
melamun dan melamun saja . Sudahlah , lebih baik Aku diam daripada menganggu
lamunanmu ." Nara menyilangkan kedua tangannya di depan dada .
"Nara , kumohon . Mengertilah dengan
keadaanku sesekali . Kau tau kan , perusahaan keluargaku sedikit bermasalah
akhir - akhir ini . Jadi, wajar saja kalau beban pikiranku banyak."
Chanyeol berusaha menjelaskan semuanya dengan lembut pada Nara .
"Jadi , Kau lebih mementingkan
perusahaanmu daripada Aku ?? Yeol...AKU INI CALON ISTRIMU !!" Nara memberi
tekanan pada kalimat terakhirnya . Chanyeol menepikan mobilnya .
"Kau benar - benar gadis egois Nara !!
Aku sudah tidak tahan lagi denganmu ! Kau tau ?? Kalau bukan karena Ayahmu yang
memegang 20% saham di perusahaan Keluargaku , Aku tidak akan sudi dinikahkan
dengan gadis egois sepertimu !! " Kata - kata itu meluncur mulus dari
bibir Chanyeol . Ia sudah muak dengan Nara yang selalu egois dan mengatur -
ngatur kehidupannya .
"Y-Yeol..J-jadi selama ini Kau tidak
pernah mencintaiku ? " Suara Nara bergetar menahan tangis .
"Kau lucu sekali . Mana mungkin Aku
mencintai orang yang kekanak - kanakan sepertimu" Chanyeol tersenyum
sinis . Ia sudah terlanjur mengatakan semuanya tadi . Jadi , buat apa lagi
berbohong dan memasang wajah penuh penyesalan pada Nara .
"Kau benar - benar laki - laki jahat
Yeol ! " Nara menangis dan langsung keluar dari mobil Chanyeol .
Chanyeol hanya diam dan segera membawa
mobilnya membelah arus kendaraan di Seoul . Sekarang Ia hanya ingin sendiri .
Sejujurnya , Ia sedikit takut kalau - kalau Nara kan melaporkan hal ini pada
Ayahnya . Hanya sedikit..
***
Chanyeol Pov
Sesampainya
di rumah , Aku langsung masuk ke dalam kamar dan merebahkan badanku . Saat ini
fikiranku benar - benar kacau . Di satu sisi Aku lega karena sudah mengatakan
perasaanku pada Nara . Meski di sisi yang lain Aku takut , kalau ucapanku tadi
terlalu kasar dan membuat Nara sakit hati . Dia bisa saja meminta ayahnya
mencabut kerjasama dengan perusahaan keluargaku . Tapi , tidak mungkin juga
Nara bisa sekejam itu . Namun , setelah Aku pikir - pikir lebih baik Aku
menenangkan diri sejenak . Jadi , Aku memutuskan untuk tidur di apartemenku
malam ini . Aku hanya akan ke apartemenku jika pikiranku sudah benar - benar
kacau .
"Paman Lee , tolong katakan pada Ibu
dan Ayah, kalau Aku tidak akan dirumah malam ini"
"Anda mau pergi ke mana Tuan Muda ?
"
"Aku mau menenangkan diriku sejenak .
Ayolah Paman Lee , Aku sudah bukan bocah SMA lagi . " Aku tertawa pada
kepala pelayan di rumahku ini .
"Baiklah , Tuan muda ." Paman Lee
hanya membungkukkan badannya padaku .
Yang
aku inginkan sekarang adalah segera tiba di apartemenku dan tidur dengan damai
sampai besok pagi . Di perjalanan menuju apartemen , Aku melewati Sungai Han .
Aku menepikan mobilku sejenak untuk menikmati pemandangan Sungai Han yang
airnya ditimpa sinar matahari senja .
***
Author PoV
Saat
sedang menikmati pemandangan Sungai Han di depannya , tiba - tiba Telepon
genggam Chanyeol berbunyi . Sungguh , Chanyeol sangat terkejut saat mendapati
siapa yang menelfonnya . Ayahnya . Dengan ragu - ragu Ia menjawab panggilan itu
.
"Dimana Kau anak sialan !!! " Kedengarannya
Tuan Park benar - benar marah .
"Ayah , kumohon Aku hanya ingin
sendiri untuk hari ini . " Chanyeol mulai berpikiran buruk soal Nara .
Ayahnya tidak pernah semarah ini padanya .
"Dasar anak kurang ajar !! Seenaknya
saja Kau melarikan diri . Kau tau Tuan Jung barusan menelfon Ayah . Dia
membatalkan pernikahanmu dengan Nara . Dan yang lebih parah , dia membatalkan
seluruh kerjasamanya dengan perusahaan kita !! Apa yang Kau lakukan pada Nara
hah !! Bisnis keluarga kita hancur karenamu !! "
Chanyeol
hanya terdiam saat dimaki - maki oleh Ayahnya . Ia benar - benar marah pada
Nara . Dengan penuh kekesalan , Ia masuk ke dalam mobilnya dan mengemudikannya
dengan sangat kencang . Chanyeol kalap , emosinya sudah sampai di ubun - ubun .
Mendadak
dari arah berlawanan , muncul mobil Truk dengan kecepatan tinggi . Chanyeol
berusaha menghindar . Ia membanting stir
ke arah kiri , tidak menyadari kalau mobilnya baru saja menerobos pembatas jalan
. Hal itu , membuat mobilnya masuk ke dalam air Sungai Han yang gelap dan
dingin .
***
Chanyeol PoV
Untuk
sejenak , Aku tidak sadar akan apa yang telah terjadi . Fikiranku benar - benar
kosong . Sampai Aku merasakan dinginnya air Sungai Han yang menembus pori -
pori kulitku . Kulihat keadaan sekitar . Gelap . Tanpa Cahaya . Dengan panik
Aku berusaha membuka pintu mobilku . Namun sial , pintu mobilku terkunci .
Dengan sekuat tenaga Aku berusaha memukul , menendang dan mendorongnya .
Akhirnya pintu sialan itu berhasil terbuka setelah air benar - benar memenuhi seluruh
isi mobilku . Setelah keluar dari mobil itu , Aku berusaha naik ke permukaan .
Aku melihat Cahaya dari lampu jalan di atas sana . Persediaan Oksigen dalam
paru - paruku hampir habis . Dengan tangan dan kaki gemetar , Aku berusaha
menuju ke permukaan , menuju ke cahaya itu . Tapi , saat tanganku hampir
menyentuhnya , dadaku terasa sakit dan leherku terasa dicekik . Sesaat
setelahnya , Badanku melayang jatuh ke bawah , ke dasar Sungai Han . Menuju
kegelapan tak berujung .
THE END
P.S : Yang merasa minta - minta ff ini diselesein harap komen langsung di blog gue . Sms nggak bakalan diterima apalagi chatting . Don't you dare being a silent reader dude ! wkwkwkwk XD (Gue serius)

anjir gantung nih sakit ati bacanya. nyesel gue-___-
BalasHapusyeol jangan matilah ntar bekyun sama dehyun dong/?
wkwk bagus bagus. keep writing ya dede~
Jangan nyesel - nyesel dong baca ff saeng mu ini hyungkoeh tercintah...Yeol masih idup kok , cuman udah gak bernyawa/? makasih hyung ^_^
BalasHapusehem..heheh sorry telat ngomen thor :B
BalasHapusokeh okeh to the point ajah, ni kependekan sumpah ( '-' )v tpi g papa lah
gaya bahasanya udah lumayan bagus, feelnya kurang kerasa sih, yah begitu lah,, tapi tapi idenya bagus (*0*)b
trus berkembang ya thor!! di tunggu orderan slanjutnya hehe
*Okey I've fulfill my promise to you!! ;) *