Senin, 14 April 2014

[Fanfiction] Obscuro






Cast    : Park Chanyeol
              Jung Nara
Genre  : Tragedy , Romance (not sure)
Rating :PG-15 (Mentang - mentang :D)
Length: Oneshoot 


Author's Note : 

Ohok..ohok !! maaf ya semuanya , Gue yang sok tua ini baru kembali setelah bertahun - tahun lamanya *deep bow . Mau gimana lagi..nyatanya kehidupan sekolah makin memburuk dari hari ke hari . Tugas yang banyaknya amit - amit ditambah UTS yang dateng - dateng nggak pernah ngasih tau . Untuk permintaan maaf,gue mempersembahkan ff ini . Sebenernya gue mau bikin ff yang fluff atau romance yang bahagia gitu . Tapi,berhubung prolog ff ini secara tidak sengaja jatuh ke tangan teman gue 2 bulan yang lalu dan tiap hari dia nanyain kapan di publish ya akhirnya begitulah. Ehem..langsung saja enjoy it my dearest reader !! 

***
Chanyeol PoV

"Yeol , jangan lupa jam satu nanti kita harus memesan baju pernikahan kita . Oke ! Kau jangan terlalu sibuk dengan pekerjaanmu . Awas kalau nanti kau terlambat !" Nara mengepalkan tangannya . Aku hanya tertawa dan mengacak - ngacak rambutnya .

"Tentu saja . Aku berangkat dulu ya ! " Aku mulai mengemudikan mobilku keluar dari pekarangan Seoul University . Kulihat Nara masih melambai - lambaikan tangannya sampai mobilku hilang ditelan arus kendaraan .

            Aku menghela nafas berat . Satu minggu lagi aku dan Nara akan menikah . Jujur ,Aku sama sekali tidak mencintainya . Ini semua hanyalah keinginan orangtuaku untuk menggabungkan perusahaan keluarga Nara dan perusahaan keluargaku . Awalnya , Aku tidak terima karena orangtuaku seenaknya saja menjodohkanku dengan orang yang tidak ku kenal . Tapi , Aku sadar harus bersikap dewasa dalam menyikapi semua ini , karena Ayah Nara adalah salah satu pemegang saham terbesar di perusahaan keluargaku . Salah sedikit saja , Aku dan keluargaku bisa hancur .

             Terdengar kejam memang, Aku menikahi Nara hanya untuk membuat perusahaan keluargaku tetap berdiri . Sebenarnya Aku juga merasa bersalah saat melihat Nara yang dengan antusias menyambut pernikahan kami . Saat itu muncul rasa simpati di hatiku ,  Aku yakin , perasaan itu hanyalah rasa iba dan rasa bersalah yang tidak ada artinya . Aku merasa kasihan padanya karena mencintai orang yang salah . Kuharap , suatu saat nanti Aku juga bisa memberikan rasa cinta yang tulus pada Nara . Tapi entahlah , Aku juga kurang suka dengan sikap Nara yang manja dan kekanakan . Hal itu membuatku makin sulit untuk menerimanya masuk ke dalam hatiku.

***
Author PoV

"Nara , maafkan Aku . Tadi ada rapat penting . Jadi Aku tidak mungkin pergi di tengah - tengah rapat ." Chanyeol berusaha keras menunjukkan wajah bersalahnya 
.
"Kau tau Yeol , kakiku sudah mati rasa karena menunggumu dua jam di sini ! " Nara kesal dan hanya melengos melewati Chanyeol dan langsung masuk ke dalam mobil.

"Nara,Aku benar - benar minta maaf , Aku janji tidak akan pernah terlambat lagi menjemputmu ." Chanyeol masih berusaha sabar .

"Baiklah , Aku akan memaafkanmu . Asal Kau mau menemaniku makan malam nanti ." Chanyeol hanya bisa menghela nafasnya dengan raut muka kesal . Dengan terpaksa , Ia menganggukkan kepalanya .

Di sepanjang perjalanan , Nara tak henti - hentinya mengoceh tentang kegiatannya di kampus hari ini . Sebenarnya , Chanyeol jenuh mendengar suara Nara . Ia hanya ingin tenang setelah rapat perusahaan tadi . 

"Dan Kau tau Yeol , sekarang Minji dan Sehun sudah berpacaran . Hahaha...awalnya saja mereka saling benci satu sama lain . Tapi pada akhirnya mereka saling mencintai kan ? Yeol...?? Apa kau mendengarkanku ?" Suara Nara menyadarkan Chanyeol dari lamunannya .

"A-Apa ?? Aku ?? Tentu saja Aku mendengarkanmu ."

"Kau bohong..Dari tadi Kau hanya melamun dan melamun saja . Sudahlah , lebih baik Aku diam daripada menganggu lamunanmu ." Nara menyilangkan kedua tangannya di depan dada .

"Nara , kumohon . Mengertilah dengan keadaanku sesekali . Kau tau kan , perusahaan keluargaku sedikit bermasalah akhir - akhir ini . Jadi, wajar saja kalau beban pikiranku banyak." Chanyeol berusaha menjelaskan semuanya dengan lembut pada Nara .

"Jadi , Kau lebih mementingkan perusahaanmu daripada Aku ?? Yeol...AKU INI CALON ISTRIMU !!" Nara memberi tekanan pada kalimat terakhirnya . Chanyeol menepikan mobilnya .

"Kau benar - benar gadis egois Nara !! Aku sudah tidak tahan lagi denganmu ! Kau tau ?? Kalau bukan karena Ayahmu yang memegang 20% saham di perusahaan Keluargaku , Aku tidak akan sudi dinikahkan dengan gadis egois sepertimu !! " Kata - kata itu meluncur mulus dari bibir Chanyeol . Ia sudah muak dengan Nara yang selalu egois dan mengatur - ngatur kehidupannya .

"Y-Yeol..J-jadi selama ini Kau tidak pernah mencintaiku ? " Suara Nara bergetar menahan tangis .

"Kau lucu sekali . Mana mungkin Aku mencintai orang yang kekanak - kanakan sepertimu" Chanyeol tersenyum sinis . Ia sudah terlanjur mengatakan semuanya tadi . Jadi , buat apa lagi berbohong dan memasang wajah penuh penyesalan pada Nara .

"Kau benar - benar laki - laki jahat Yeol ! " Nara menangis dan langsung keluar dari mobil Chanyeol .

Chanyeol hanya diam dan segera membawa mobilnya membelah arus kendaraan di Seoul . Sekarang Ia hanya ingin sendiri . Sejujurnya , Ia sedikit takut kalau - kalau Nara kan melaporkan hal ini pada Ayahnya . Hanya sedikit..

***
Chanyeol Pov

            Sesampainya di rumah , Aku langsung masuk ke dalam kamar dan merebahkan badanku . Saat ini fikiranku benar - benar kacau . Di satu sisi Aku lega karena sudah mengatakan perasaanku pada Nara . Meski di sisi yang lain Aku takut , kalau ucapanku tadi terlalu kasar dan membuat Nara sakit hati . Dia bisa saja meminta ayahnya mencabut kerjasama dengan perusahaan keluargaku . Tapi , tidak mungkin juga Nara bisa sekejam itu . Namun , setelah Aku pikir - pikir lebih baik Aku menenangkan diri sejenak . Jadi , Aku memutuskan untuk tidur di apartemenku malam ini . Aku hanya akan ke apartemenku jika pikiranku sudah benar - benar kacau .

"Paman Lee , tolong katakan pada Ibu dan Ayah, kalau Aku tidak akan dirumah malam ini"

"Anda mau pergi ke mana Tuan Muda ? "

"Aku mau menenangkan diriku sejenak . Ayolah Paman Lee , Aku sudah bukan bocah SMA lagi . " Aku tertawa pada kepala pelayan di rumahku ini .

"Baiklah , Tuan muda ." Paman Lee hanya membungkukkan badannya padaku .

            Yang aku inginkan sekarang adalah segera tiba di apartemenku dan tidur dengan damai sampai besok pagi . Di perjalanan menuju apartemen , Aku melewati Sungai Han . Aku menepikan mobilku sejenak untuk menikmati pemandangan Sungai Han yang airnya ditimpa sinar matahari senja .

***
Author PoV

            Saat sedang menikmati pemandangan Sungai Han di depannya , tiba - tiba Telepon genggam Chanyeol berbunyi . Sungguh , Chanyeol sangat terkejut saat mendapati siapa yang menelfonnya . Ayahnya . Dengan ragu - ragu Ia menjawab panggilan itu .

"Dimana Kau anak sialan !!! " Kedengarannya Tuan Park benar - benar marah .

"Ayah , kumohon Aku hanya ingin sendiri untuk hari ini . " Chanyeol mulai berpikiran buruk soal Nara . Ayahnya tidak pernah semarah ini padanya .

"Dasar anak kurang ajar !! Seenaknya saja Kau melarikan diri . Kau tau Tuan Jung barusan menelfon Ayah . Dia membatalkan pernikahanmu dengan Nara . Dan yang lebih parah , dia membatalkan seluruh kerjasamanya dengan perusahaan kita !! Apa yang Kau lakukan pada Nara hah !! Bisnis keluarga kita hancur karenamu !! " 

            Chanyeol hanya terdiam saat dimaki - maki oleh Ayahnya . Ia benar - benar marah pada Nara . Dengan penuh kekesalan , Ia masuk ke dalam mobilnya dan mengemudikannya dengan sangat kencang . Chanyeol kalap , emosinya sudah sampai di ubun - ubun . 

            Mendadak dari arah berlawanan , muncul mobil Truk dengan kecepatan tinggi . Chanyeol berusaha menghindar .  Ia membanting stir ke arah kiri , tidak menyadari kalau mobilnya baru saja menerobos pembatas jalan . Hal itu , membuat mobilnya masuk ke dalam air Sungai Han yang gelap dan dingin . 

***
Chanyeol PoV

            Untuk sejenak , Aku tidak sadar akan apa yang telah terjadi . Fikiranku benar - benar kosong . Sampai Aku merasakan dinginnya air Sungai Han yang menembus pori - pori kulitku . Kulihat keadaan sekitar . Gelap . Tanpa Cahaya . Dengan panik Aku berusaha membuka pintu mobilku . Namun sial , pintu mobilku terkunci . Dengan sekuat tenaga Aku berusaha memukul , menendang dan mendorongnya . Akhirnya pintu sialan itu berhasil terbuka setelah air benar - benar memenuhi seluruh isi mobilku . Setelah keluar dari mobil itu , Aku berusaha naik ke permukaan . Aku melihat Cahaya dari lampu jalan di atas sana . Persediaan Oksigen dalam paru - paruku hampir habis . Dengan tangan dan kaki gemetar , Aku berusaha menuju ke permukaan , menuju ke cahaya itu . Tapi , saat tanganku hampir menyentuhnya , dadaku terasa sakit dan leherku terasa dicekik . Sesaat setelahnya , Badanku melayang jatuh ke bawah , ke dasar Sungai Han . Menuju kegelapan tak berujung .


THE END

P.S : Yang merasa minta - minta ff ini diselesein harap komen langsung di blog gue . Sms nggak bakalan diterima apalagi chatting . Don't you dare being a silent reader dude ! wkwkwkwk XD (Gue serius)

3 komentar:

  1. anjir gantung nih sakit ati bacanya. nyesel gue-___-
    yeol jangan matilah ntar bekyun sama dehyun dong/?
    wkwk bagus bagus. keep writing ya dede~

    BalasHapus
  2. Jangan nyesel - nyesel dong baca ff saeng mu ini hyungkoeh tercintah...Yeol masih idup kok , cuman udah gak bernyawa/? makasih hyung ^_^

    BalasHapus
  3. ehem..heheh sorry telat ngomen thor :B
    okeh okeh to the point ajah, ni kependekan sumpah ( '-' )v tpi g papa lah
    gaya bahasanya udah lumayan bagus, feelnya kurang kerasa sih, yah begitu lah,, tapi tapi idenya bagus (*0*)b
    trus berkembang ya thor!! di tunggu orderan slanjutnya hehe
    *Okey I've fulfill my promise to you!! ;) *

    BalasHapus

The Universe

Milky Way Planets

The Hottest Star in Milky Way

My Identity In Earth