When i say architect, what is the first thing that cross your mind ?
A movie from Korea ?
Someone that build a house, a building, a bridge, a..(whatever) ?
Well, for me, the first thing that cross my mind when i hear it is....
My Future Husband
Aku
tidak tau, sejak kapan aku mulai terobsesi ingin memiliki suami seorang
arsitek. Mungkin setelah menonton film korea itu, atau aku memang sudah menyukai arsitek dari
dulu ? Banyak teman - temanku mengatakan kalau alasanku ingin memiliki suami
seorang arsitek adalah karena.... hmm...Aku tidak bisa mengatakannya karena itu
terlalu menyangkut kehidupan di dunia nyata. Kuharap kalian diam !! (Ini
ancaman, Aku serius dude !) Yang
jelas apa yang kalian katakan itu bukan alasanku menginginkan suami seorang
arsitek. Kutekankan sekali lagi, BUKAN !!!
Jadi,
untuk menghindari alasan - alasan terkutuk yang kalian katakan itu, Aku membuat
ini. Hanya beberapa hal yang aku sukai dari seorang arsitek, semoga kalian
mengerti. Tidak, tidak !! Kalian HARUS mengerti !!
Pertama, Aku suka melihat
seorang laki - laki yang duduk di balik meja kerja dengan beberapa tumpukan kertas,
alat - alat tulis di sisi kiri dan kanan tubuhnya sambil mengacak - ngacak
rambut dengan perasaan jengkel, karena tidak kunjung menemukan ide bagaimana seharusnya desain bangunan yang dia
rancang ini agar stabil dan kokoh untuk bertahun - tahun kedepan.
Aku meleleh sendiri di kursiku setelah menulis paragraf di
atas, Ya Tuhan !!
Kedua, Aku suka seorang pria yang bisa menghabiskan banyak
waktunya denganku. Aku adalah gadis yang membutuhkan sesorang untuk terus ada
di sampingku-karena aku anak tunggal, mungkin hal itu yang memengaruhiku selama
ini. Of course, arsitek tidak harus
selalu bertahan di kantor sampai tengah malam untuk merancang bangunan bukan ?
Ia bisa membawa pekerjaannya ke rumah, dan dengan senang hati Aku akan
membuatkan kopi dengan cinta di dalamnya (God
!! Kenapa aku jadi se-cheesy ini ??) supaya
Ia tidak mengantuk dan dapat mengejar deadline
rancangannya.
Ketiga, Aku ingin suatu saat nanti tinggal di rumah yang Aku
dan suamiku desain sendiri. Mungkin banyak diantara kalian yang protes karena Hell! Kau tidak harus punya suami
seorang arsitek untuk membuat desain rumah idamanmu menjadi nyata. Bahkan hanya
dengan mempunyai kenalan seorang arsitek kau bisa memilikinya. Tapi, menurutku
tetap saja rasanya akan berbeda jika suamimu itu seorang arsitek.
Keempat, well, mungkin
alasan ini sedikit konyol. Aku sadar, Aku benar - benar bodoh dalam hal
matematika dan hitung menghitung. Tetapi, dalam hal hafalan, mungkin aku bisa
sedikit berbangga hati ? Arsitek tentu orang yang pintar dalam hal hitung
menghitung bukan ? Kalau tidak, mungkin dalam beberapa jam bangunan yang baru
dibuatnya akan langsung hancur (itu sedikit berlebihan kurasa). Dan oleh karena
itu, Aku berharap, anakku nantinya akan pandai dalam kedua hal itu, baik dalam
matematika atau hafalan seperti, biologi kurasa. Tidak ada salahnya bukan aku
berharap seperti itu ?
Alasanku yang terakhir....
Maybe, This is the
most ridiculous reason i've ever made.
Apa kalian tau, Aku ingin menjadi dokter bedah ? Tolong
bantu doakan agar keinginanku itu tercapai, aku memaksa. Tangan adalah hal yang
penting baik bagi arsitek maupun dokter bedah, karena tidak mungkin kau
membedah orang maupun menggambar hanya dengan satu tangan atau malah
menggunakan kaki . Jadi, kupikir saat Aku berkelahi (pilihan kata ku buruk
akhir - akhir ini) -kuharap tidak- dengan suami masa depanku nanti, kami bisa saling mengancam mematahkan
pergelangan tangan masing - masing sehingga semua permasalahan yang kami
perdebatkan langsung selesai dan tidak akan kami ungkit - ungkit lagi. Setelah
itu, kami akan saling meminta maaf dan duduk di depan Televisi sambil menautkan
tangan.
Sumpah ya ! Kenapa aku jadi cheesy begini !
Pokoknya, kuharap kalian semua mengerti dengan maksudku
membuat tulisan ini. Terimakasih karena sudah mau meluangkan waktu untuk
membacanya. Bye !!
(A/N) : Oh My GOD!! apaan yang barusan gue bikin??!?!
aassdhsgfjkdhfdg. Tapi serius ! Suami idaman gue emang arsitek, hahaha. Kayaknya ini efek nunggu hasil pengumuman SBMPTN deh. Readers
semuanya, doain gue lulus ya. Mungkin, mungkin loh !! Minggu depan gue upload
ff baru. Sebenernya gue masih pundung gara - gara ff twist yang udah gue bikin
setengahnya dari sebelum UN malah gue lupain plotnya. Mana itu ff twist lagi,
kesel banget gue tau nggak T_T (nyanyi like being shot by a bullet) udah
sebulan ini gue mikirin apa yang sebelumnya gue tulis dan apa lanjutannya, tapi
gue beneran nggak inget. Setitik pun !! se-TITIK-pun !! Pokoknya doakan saja
daku dapat mengingatnya. OK !! ppyong \('o')/

itu alasan terakhir bikin ketawa XD
BalasHapusada sisi romantisnya tapi nggak kebayang cipa bakal gitu nantinya sumpah '0'v
hahahahaha aduh bocaaah '0')/"
tapi tetep aja daku bayangin itu scene impian kamu diatas pake kamu sma yang di sebelah wkwkwk :B
udah ah moga impiannya kesampean yak!
SUDIRMAAAN !!
HapusTeganya kamu masih menjodoh - jodohkan aku dengan orang itu !?!
Kau sudah tau sendiri hal yang kau harapkan tak kan terjadi -_- TIDAK AKAN PERNAH sudir, wake up !!
you ever said something like this to me before "nothing impossible", right? -,-
Hapusjadi masih ada "chance" kalian jadi (~'0')~ wks
Whatember -___- I don't care
Hapusoh btw, knaa 911? 0.o
BalasHapuseh typo :B
Hapuskenapa maksudnya -o-
Karena....yah..begitulah
Hapus-o- ok
HapusHhmm..sudah kuduga
BalasHapusHei makhluk berkumis tipis XD !!
HapusApa maksudmu "sudah kuduga" ?
Eh,tapi thanks ya, gue terhura lo mau komentar tanpa paksaan :D
ada deh :V
Hapus