Minggu, 21 Juni 2015

Architecture 911



When i say architect, what is the first thing that cross your mind ?

A movie from Korea ?

Someone that build a house, a building, a bridge, a..(whatever) ?

Well, for me, the first thing that cross my mind when i hear it is....



My Future Husband

                Aku tidak tau, sejak kapan aku mulai terobsesi ingin memiliki suami seorang arsitek. Mungkin setelah menonton film korea itu,  atau aku memang sudah menyukai arsitek dari dulu ? Banyak teman - temanku mengatakan kalau alasanku ingin memiliki suami seorang arsitek adalah karena.... hmm...Aku tidak bisa mengatakannya karena itu terlalu menyangkut kehidupan di dunia nyata. Kuharap kalian diam !! (Ini ancaman, Aku serius dude !) Yang jelas apa yang kalian katakan itu bukan alasanku menginginkan suami seorang arsitek. Kutekankan sekali lagi, BUKAN !!!


                Jadi, untuk menghindari alasan - alasan terkutuk yang kalian katakan itu, Aku membuat ini. Hanya beberapa hal yang aku sukai dari seorang arsitek, semoga kalian mengerti. Tidak, tidak !! Kalian HARUS mengerti !!


Pertama,  Aku suka melihat seorang laki - laki yang duduk di balik meja kerja dengan beberapa tumpukan kertas, alat - alat tulis di sisi kiri dan kanan tubuhnya sambil mengacak - ngacak rambut dengan perasaan jengkel, karena tidak kunjung menemukan ide  bagaimana seharusnya desain bangunan yang dia rancang ini agar stabil dan kokoh untuk bertahun - tahun kedepan.


Aku meleleh sendiri di kursiku setelah menulis paragraf di atas, Ya Tuhan !!


Kedua, Aku suka seorang pria yang bisa menghabiskan banyak waktunya denganku. Aku adalah gadis yang membutuhkan sesorang untuk terus ada di sampingku-karena aku anak tunggal, mungkin hal itu yang memengaruhiku selama ini. Of course, arsitek tidak harus selalu bertahan di kantor sampai tengah malam untuk merancang bangunan bukan ? Ia bisa membawa pekerjaannya ke rumah, dan dengan senang hati Aku akan membuatkan kopi dengan cinta di dalamnya (God !! Kenapa aku jadi se-cheesy ini ??) supaya Ia tidak mengantuk dan dapat mengejar deadline rancangannya.


Ketiga, Aku ingin suatu saat nanti tinggal di rumah yang Aku dan suamiku desain sendiri. Mungkin banyak diantara kalian yang protes karena Hell! Kau tidak harus punya suami seorang arsitek untuk membuat desain rumah idamanmu menjadi nyata. Bahkan hanya dengan mempunyai kenalan seorang arsitek kau bisa memilikinya. Tapi, menurutku tetap saja rasanya akan berbeda jika suamimu itu seorang arsitek.


Keempat, well, mungkin alasan ini sedikit konyol. Aku sadar, Aku benar - benar bodoh dalam hal matematika dan hitung menghitung. Tetapi, dalam hal hafalan, mungkin aku bisa sedikit berbangga hati ? Arsitek tentu orang yang pintar dalam hal hitung menghitung bukan ? Kalau tidak, mungkin dalam beberapa jam bangunan yang baru dibuatnya akan langsung hancur (itu sedikit berlebihan kurasa). Dan oleh karena itu, Aku berharap, anakku nantinya akan pandai dalam kedua hal itu, baik dalam matematika atau hafalan seperti, biologi kurasa. Tidak ada salahnya bukan aku berharap seperti itu ?


Alasanku yang terakhir....


Maybe, This is the most ridiculous reason i've ever made.


Apa kalian tau, Aku ingin menjadi dokter bedah ? Tolong bantu doakan agar keinginanku itu tercapai, aku memaksa. Tangan adalah hal yang penting baik bagi arsitek maupun dokter bedah, karena tidak mungkin kau membedah orang maupun menggambar hanya dengan satu tangan atau malah menggunakan kaki . Jadi, kupikir saat Aku berkelahi (pilihan kata ku buruk akhir - akhir ini) -kuharap tidak- dengan suami masa depanku nanti,  kami bisa saling mengancam mematahkan pergelangan tangan masing - masing sehingga semua permasalahan yang kami perdebatkan langsung selesai dan tidak akan kami ungkit - ungkit lagi. Setelah itu, kami akan saling meminta maaf dan duduk di depan Televisi sambil menautkan tangan.


Sumpah ya ! Kenapa aku jadi cheesy begini !


Pokoknya, kuharap kalian semua mengerti dengan maksudku membuat tulisan ini. Terimakasih karena sudah mau meluangkan waktu untuk membacanya. Bye !!





(A/N)    :  Oh My GOD!! apaan yang barusan gue bikin??!?! aassdhsgfjkdhfdg. Tapi serius ! Suami idaman gue emang arsitek, hahaha. Kayaknya ini efek nunggu hasil pengumuman SBMPTN deh. Readers semuanya, doain gue lulus ya. Mungkin, mungkin loh !! Minggu depan gue upload ff baru. Sebenernya gue masih pundung gara - gara ff twist yang udah gue bikin setengahnya dari sebelum UN malah gue lupain plotnya. Mana itu ff twist lagi, kesel banget gue tau nggak T_T (nyanyi like being shot by a bullet) udah sebulan ini gue mikirin apa yang sebelumnya gue tulis dan apa lanjutannya, tapi gue beneran nggak inget. Setitik pun !! se-TITIK-pun !! Pokoknya doakan saja daku dapat mengingatnya. OK !! ppyong \('o')/
               

11 komentar:

  1. itu alasan terakhir bikin ketawa XD
    ada sisi romantisnya tapi nggak kebayang cipa bakal gitu nantinya sumpah '0'v
    hahahahaha aduh bocaaah '0')/"
    tapi tetep aja daku bayangin itu scene impian kamu diatas pake kamu sma yang di sebelah wkwkwk :B

    udah ah moga impiannya kesampean yak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. SUDIRMAAAN !!
      Teganya kamu masih menjodoh - jodohkan aku dengan orang itu !?!
      Kau sudah tau sendiri hal yang kau harapkan tak kan terjadi -_- TIDAK AKAN PERNAH sudir, wake up !!

      Hapus
    2. you ever said something like this to me before "nothing impossible", right? -,-
      jadi masih ada "chance" kalian jadi (~'0')~ wks

      Hapus
    3. Whatember -___- I don't care

      Hapus
  2. Balasan
    1. Hei makhluk berkumis tipis XD !!
      Apa maksudmu "sudah kuduga" ?
      Eh,tapi thanks ya, gue terhura lo mau komentar tanpa paksaan :D

      Hapus

The Universe

Milky Way Planets

The Hottest Star in Milky Way

My Identity In Earth