Cast : Baekhyun x
Joohyun (OC or Irene RV - I kinda like Baekrene now, dunno)
Baekhyun ingin lepas dari Joohyun barang satu minggu saja,
Tapi, hatinya sudah terlanjur terborgol dengan hati Joohyun
.
.
Baekhyun
menghela napas entah untuk yang keberapa kalinya siang ini. Mungkin sudah tiga
puluh kali ? Seokjin yang duduk disampingnya saja sudah jengah mendengarnya.
"GOD !! Kau berisik sekali ! Suara
napasmu menganggu ketenangan jiwaku. Niatnya aku ke perpustakaan untuk mencari
bahan skripsi. Kau sih enak !
proposalmu sudah diterima. Lalu aku ? Kau tidak kasihan dengan sahabatmu
sendiri ?" Seokjin meledak setelah sekian lama menahan emosinya.
"Maaf
" Baekhyun menjawab dengan wajah datar.
Merasa
tekanan darahnya akan makin naik jika berada di sekitar Baekhyun, Seokjin
memutuskan keluar dari perpustakaan sambil mengucapkan beberapa umpatan untuk
Baekhyun.
Baekhyun
hanya memandang datar kepergian sahabat sehidup sematinya itu. Ia tidak
berminat minta maaf ataupun mengejar Seokjin karena ia yakin dengan mengajak
Seokjin pergi ke beberapa restoran baru sudah cukup untuk membuat amarah
sahabatnya itu padam.
Untuk
yang ke-tiga puluh satu kalinya Baekhyun menghela napas sambil menutup wajah
dengan kedua telapak tangannya. Getaran dari saku belakang celana jeansnya
membuat Baekhyun berjengit kaget. Dengan ogah - ogahan ia mengambil benda tipis
itu dari sana.
From : Cabbage Joo :*
Aku sudah membuatkanmu bekal. Kutunggu di
tempat biasa. Hmm..kita belum resmi putus, jadi apa salahnya makan denganku ?
I'll wait ya ({})
Baekhyun
menghela napas (lagi !) sambil memukulkan keningnya ke meja perpustakaan.
Menimbulkan suara gedebuk keras yang membuat beberapa orang disekitarnya
menoleh prihatin pada Baekhyun.
"Kenapa
ya dia ? Aku rasa proposalnya ditolak oleh dosen pembimbing." Seorang perempuan
berambut merah menyala berbisik pada temannya yang berambut hitam legam.
"Memang
dia mahasiswa tingkat akhir ? Bukannya dia Kim Taehyung ? Anak tahun pertama
Jurusan Kriminologi itu ?" Balas temannya sambil berbisik juga.
"Bukaan
! Wajahnya memang mirip, Dia itu senior kita, Byun Baekhyun. Kekasih Joohyun eonni" Sahut si perempuan berambut
merah menyala.
Baekhyun
yang mendengarnya hanya bisa mendesah lelah.
Joohyun.
Orang yang mengiriminya pesan tadi.
Kekasihnya sejak duduk di kelas satu Sekolah
menengah. Satu - satunya wanita yang tahan dengan kecerewetan Baekhyun. Satu -
satunya orang yang tahan dengan sikap Baekhyun yang kekanakan. Orang yang telah
membuat Baekhyun menjadi seperti mesin penyedot debu rusak yang bukannya
menyedot debu, malah mengeluarkan debu dan membuat orang sekitarnya jengah
(Seokjin, misalnya)
Baekhyun
berdiri mendadak, membuat dua orang perempuan yang sedang saling berbisik tadi
terkejut mendengar suara derakan kursi tempat Baekhyun duduk. Dengan canggung,
mereka berdua berpura - pura membolak - balik buku agar tidak ketauan baru saja
membicarakan Baekhyun.
Dengan
wajah lesu dan kaki yang diseret, Baekhyun berjalan keluar dari perpustakaan
menuju tempat Joohyun menunggunya.
Sepanjang perjalanan, Baekhyun menyesali kata - kata yang sudah diucapkannya
pada Joohyun satu minggu yang lalu.
Satu minggu yang lalu
Baekhyun menggandeng tangan Joohyun dengan
senang sambil sesekali menggoyang - goyangkannya ke udara. Membuat Joohyun mau
tak mau tersenyum geli.
"Aku akan membelikanmu apaaaa saja yang
kau mau hari ini ! " Baekhyun kelihatan gembira sekali setelah akhirnya
proposal skripsinya diterima.
"Kau yakin ?? Aku akan minta banyaaak
sekali barang, sampai uang bulananmu habis"
"Aku yakin ! Untuk kekasihku yang
cantik ini aku akan memberikan apaa saja." Baekhyun mencubit hidung
Joohyun gemas."Jadi kau mau apa ? Katakan padaku " lanjut Baekhyun.
"Aku tidak minta apa - apa Baek. Aku
sudah sangat senang saat tau proposalmu diterima. Itu saja sudah cukup
bagiku." Joohyun tersenyum manis sambil menatap Baekhyun.
"Tidak, tidak.. Kau harus minta sesuatu
padaku Joo" Baekhyun menyahut sambil menggelengkan kepala tidak setuju.
"Tidak apa - apa Baek, Aku tidak mau
kau memaksakan diri membelikan sesuatu bagiku hanya karena proposalmu
diterima."Joohyun balas menggelengkan kepalanya.
"Aku tidak memaksakan diri, Aku memang
sudah berniat membelikanmu sesuatu. Ayolaah ! Apa yang Kau mau ? katakan
saja." Nada suara Baekhyun mulai memaksa. Ia merasa selama enam tahun
berpacaran hanya Joohyun yang memberikannya segalanya, sementara Ia hanya
menerima segala hal yang diberikan Joohyun tanpa membalasnya. Jadi dia ingin
sekali ini saja untuk membalas semua sikap baik dan manis Joohyun.
"Serius Baek, Aku tidak mau apa - apa.
Kau baru saja membelikanku sepatu saat ulang tahunku yang lalu."Joohyun
mengelus pipi Baekhyun sayang.
"Demi tuhan Bae Joohyun !! itu 7 bulan
yang lalu !! Berhentilah jadi kekasih yang terlalu perhatian dan baik seperti
ini Joo!! Aku ingin kau menuntutku sesekali" Baekhyun mulai meninggikan
nada suaranya.
"Baek..Baekhyun ? Kau baik - baik saja
?" Joohyun menjawab takut - takut.
"Aku muak Joo !! Berhentilah jadi
terlalu baik ! Aku merasa bosan dan jengah enam tahun ini ! Hubungan kita
terlalu datar! Kau bahkan tidak pernah meneriakiku ! Saat aku melupakan hari
jadi kita, kau memaafkanku ! Saat aku lupa kalau kita punya janji bertemu dan
Kau menunggu selama tiga jam, Kau memaafkanku ! Bahkan !! Saat aku selingkuh
dengan Taerin Kau juga memaafkanku !! Aku jadi bingung, apa kau sebenarnya
tidak mencintaiku selama ini atau memang dasarnya Kau yang terlalu polos dan
naif sampai - sampai sudah diperlakukan sedemikian rupa olehku kau masih
bertahan ? " Baekhyun mengucapkan segala hal yang mengganjal di pikirannya
selama enam tahun ini pada Joohyun
"Baek..bukan itu maksudku "
Joohyun berusaha menggapai tangan Baekhyun yang berdiri di depannya.
"Terserah apa katamu ! Aku bosan. Aku
mau kita putus." Baekhyun menepis tangan Joohyun sambil membalikkan
badannya dan berjalan menjauh dari tempat Joohyun berdiri diam.
Setelah kira - kira berjalan sepuluh
langkah, Baekhyun mendengar suara teriakan di balik punggungnya.
"BYUN BAEKHYUN !! KAU AKAN KEMBALI
PADAKU TEPAT SATU MINGGU DARI SEKARANG. AKU TIDAK MENERIMA KEPUTUSAN SEPIHAKMU
!! KAU LIHAT SAJA NANTI ! BERSIAP - SIAPLAH"
Baekhyun merinding sekaligus senang saat mendengar
teriakan itu (Akhirnya keinginannya diteriaki Joohyun terkabul). Ada sedikit
perasaan menyesal saat mengingat betapa kasarnya kata - kata yang diucapkannya
pada Joohyun tadi. Tapi, Baekhyun hanya menghela napas dan melanjutkan
perjalanannya ke arah yang berlawanan dari Joohyun
Disinilah
Baekhyun sekarang, di taman depan kampus. memerhatikan Joohyun
"mantan" kekasihnya dari jauh.
Joohyun masih sama seperti satu minggu kemarin, rambut cokelat
sepunggungnya, Dress selutut warna soft
pink dan sepatu converse putih hadiah Baekhyun 7 bulan lalu. Ditambah kotak
bekal warna biru muda yang selalu diberikannya pada Baekhyun setiap makan siang
enam tahun belakangan.
Menarik
napas dalam - dalam, Baekhyun mulai melangkah ke arah Joohyun duduk. Ia sudah
bertekad untuk minta maaf pada Joohyun atas segala tingkah konyolnya satu
minggu yang lalu. Ia sadar, seharusnya ia bersyukur punya kekasih yang AMAT
SANGAT perhatian seperti Joohyun. Tega - teganya dia menghardik Joohyun dengan
kata - kata kasar satu minggu yang lalu.
"Hai
Baek " Joohyun tersenyum sangat manis, senyum yang sama seperti yang
Baekhyun selalu lihat selama enam tahun mereka menjadi kekasih.
"Hai
juga Joo" Joohyun menggeser badannya sedikit, memberikan tempat untuk
Baekhyun duduk di kursi taman itu.
"Aku
minta maaf Joo. " Baekhyun berkata setelah sebelumnya membersihkan
tenggorokannya dengan suara batuk kecil.
"Untuk
apa Baek ?" Joohyun tertawa . Tawa yang sedikit mengejek menurut Baekhyun.
"Kau
tau....Tingkah kekanankanku satu minggu lalu." Baekhyun sedikit menunduk.
Merasa agak malu mengingat kejadian itu kembali.
"It's Okay ....Aku yakin kau akan kembali
padaku..oleh karena itu aku bersikap seperti tidak ada apapun yang terjadi
antara kita satu minggu ini." Baekhyun ingat, Joohyun masih duduk
didekatnya saat ada kuliah, masih memberikannya bekal setiap hari, masih
meneleponnya setiap malam dan mengucapkan selamat tidur selama satu minggu ini.
"Aku
mengenalmu hampir sepuluh tahun Baek, Aku tau betapa moody-nya dirimu. Aku tau satu minggu yang lalu itu kau tidak benar
- benar serius. Walaupun, saat kau mengungkit - ngungkit masalah Taerin jujur
aku agak kesal." Joohyun mengerutkan alis matanya.
"Maafkan
aku..Aku janji tidak akan menyakitimu lagi Joo.." Baekhyun sedikit
menggantung kata - katanya, sebelum kembali bicara dengan penuh keyakinan.
"So, we are dating again ?" Baekhyun
menggenggam tangan Joohyun.
"Of course, we never break up though"
Joohyun balas menggenggam tangan Baekhyun.
"I love you to the moon and back Joo."
Baekhyun tersenyum tipis pada Joohyun.
Baekhyun ingin lepas dari Joohyun barang satu minggu saja,
Tapi dia sadar, semua itu sia - sia karena hatinya sudah terlanjur
terborgol dengan hati Joohyun
-The End-
Author's note :
Long time no see my dearest reader.
Maafkan aku, hampir satu tahun menghilang dari peradaban. Balik - balik malah
posting curhatan gaje (wks). Sebenernya sih..ff ini khusus aku buat untuk my best chairmate ever, my best big sist, my
superb bestfriend yang baru saja
menempuh usia baru. Congrats on your
aging dude (Just to remind you, you'll be twenty soon, and i'm still in my
teenage years here wkwk..peace v) !! Sorry, karena telat ngasih ucapan
selamat. Tapi serius, itu semua tidak disengaja. OTL OTL. Maafkan aku Bundoo.
Jadi inilah hadiah yang sudah aku janji - janjikan sejak satu minggu yang lalu.
Aku sengaja pakai cast Irene di sini Because,
i think somehow your personality is a little bit same with her. Cast
cowoknya tentu saja biasmu si cabe merah Byun Baekhyun. Maaf kalau seandainya
gaya penulisanku agak berubah. God !!
Hampir setahun loh aku nggak nulis. Pokoknya semoga kamu puas dengan hadiahku
yang tidak seberapa ini ( setidaknya hadiahku lebih keren dari hadiahmu satu
bulan yang lalu Dude !).
Oh, Guess what, if you look at the tittle
carefully you'll realize something.....
I make two fanfiction for you XD. But, I
can't promise you when i will upload it because, the second fiction is a little
bit difficult to make. The storyline is really hard to make (seriously).
So,just wait n see !! (You MUST leave your comment here
dude, Or i won't post the second fanfiction forever ,I'm not joking !!)



Cipaaaa~~~~
BalasHapusThank you very much for the present >•<
Duh so sweet kali kado nya ff baekie~~❤❤❤
Setelah penantian reader setia mu ini, akhirnya update juga hahaha...
Dan cast nya baekhyun haduh sudah lah hidup ini .-.
Emangnya dira mirip irene sifatnya?? Masak?? Kok nggak yakin ya heheh,, goddess kayak gitu jangan lah di compare sama diriku yang nggak ada apa" nya ini T^T
Dan apa maksudnya present dira buat cip nggak ada apa"nya??-,-
Tau nggak iti tu dengan niat sepenuh hatti bikinnya mah, niat agar cip kalau merasa kesepian kan bisa cigap" present dira t -,,-
Yodah lah -___-
Lanjut masalah ff nya,emang keliatan sih wb ny, agak kaku gitu kesannya. Tapi maklum itu, udah berapa tahun nggak nulis" kan hmmm
Trus plot nya sederhana sih dan nggak ribet", cuman kurang complicated jadi nggak berasa jedarrrr nya, tapi berhubung baekrene gpp lah ya hahahah..
Hoooh ya typo rasanya nggak liat sih tadi, tapi nggak tau ya soalnya dira nggak fokus ke situ, lebih fokus ke plotnya
Kay that's what i can comment cip, i hope it's not really long and bored heheh
I miss to be your seatmate again T^T huhuhuuuuu....
You don't know how much miss you and obvioulsy BOMB....
One more time, thanks for this present dude, you're the best !!!
P.S: I'll wait your next update, as your promise!!
Daku akan usahakan yang kedua nggak kaku lagi sud...
HapusSedih syifa masalah wb ko ha T.T
Miss you too sud !! :*
Just wait n see kayyy..