Minggu, 17 Agustus 2014

I'm Abnormal and I Know It




Cast       :  Jongin , Minji (OC) , Sehun , Tao , Luhan

Rating   : T

Genre    : Romance , Comedy ,Oneshoot- Drabble(?)

(A/N)    : Gue bener - bener terharu atas respon positif To The Abnormal You T,T padahal gue bikinnya cuma satu jam loh . Entah apa yang membuat ff itu cepet selesai,mungkin suasana hati gue yang lagi dendam kesumat(?) sama seseorang nun jauh di sana . Sekarang gue bawa side story nya To The Abnormal You . Mudah - mudahan bagus . Oh iya , bacanya sambil denger lagu Demi Lovato - Really Don't Care ya ;) Read and Comment juseyo . NO SIDER PLEASE !


I know you would walk out the door someday..



Minji benar - benar sial hari ini. 

Dua bulan lagi upacara kelulusannya dan Ia masih harus mengikuti kelas tambahan Matematika . Memang otaknya tidak bisa menerima yang namanya matematika . Ditambah lagi , Sehun hanya mengejeknya dan tidak mau membantunya belajar .

Bocah itu malah pulang dan meninggalkan Minji sendirian . 

Benar - benar tidak setia kawan . 

Minji melirik jam tangannya . Sekarang sudah pukul enam sore , dan Ia sama sekali tidak ingin pulang . Tapi , kalau Ia tidak pulang , Kakaknya pasti akan menendangnya keluar bersama selimut dan bantalnya . What a perfect friday night..

"Min , Kau tidak pulang ? " Jin Hee bertanya pada Minji sambil memasukkan buku - bukunya . Dia sama payahnya dengan Minji saat berurusan dengan matematika .

"Aku sedang tidak ingin pulang , Mungkin Aku akan berjalan - jalan sebentar di Apgujeong . Kau mau ikut ?"

"Maaf Min , Aku ada janji dengan Tao " Bertepatan dengan itu muncul seorang laki - laki tinggi berkulit cokelat .

"Jin Hee , cepatlah . Aku sudah berlumut menunggumu dari jam dua siang tadi ! Hei Minji , Sehun tidak menunggumu ?" Tao-kekasih Jin Hee-tersenyum mengejek pada Minji .

"Tidak ! Bocah itu malah mengejekku dengan tarian bokongnya , lalu berlari pulang . " Minji kebingungan memasukkan buku - bukunya karena sekarang tasnya sudah benar - benar penuh .

"Jin Hee,Kau punya kantong plastik tidak ? Tas ku sudah penuh , buku ku tidak muat lagi masuk kedalamnya"

Jin Hee menyodorkan tas kecil miliknya "Pakai saja ini Min , besok Kau kembalikan ya ."

"Okay , Thanks ."

"Ya sudah , Aku duluan ya ! " Jin Hee melenggang pergi keluar kelas bersama Tao .

Terkadang Minji iri . Dia memang punya kekasih ,tapi kekasihnya itu sekolah di Busan . Sehingga sulit sekali bagi Minji untuk bertemu dengannya .Bahkan , satu minggu ini mereka tidak pernah berkomunikasi lagi . Setiap Minji menghubunginya pasti tidak diangkat lalu Jongin-kekasihnya itu-akan mengatakan kalau dia sibuk dan tidak bisa diganggu .

***
Minji berjalan sambil menendang - nendang kerikil . Tiba - tiba kakinya tidak bisa diangkat . Minji menarik kakinya sekuat tenaga.


Ternyata Sepatunya menginjak permen karet.

"Ugh...sial ! sial ! Kenapa hari ini Aku selalu sial . Oh my God !!" Minji berteriak sambil mengacak - acak rambutnya seperti orang gila di pinggir jalan . Beberapa pejalan kaki melirik ke arahnya.

Karena malu (ternyata Minji masih memiliki urat malu) , Ia segera berlari masuk ke dalam kafe langganannya . Minji sering membeli Bubble tea bersama Sehun disini . Ia bahkan mengenal dengan baik pemiliknya .

"Pesan apa Minji ? Tumben kau belum pulang. " Luhan, si pemilik kafe itu menyapa Minji dengan akrab saat melihatnya masuk dan duduk di kursi dekat jendela.

"Sudahlah oppa , Aku sedang tidak ingin membahas alasan kenapa Aku belum pulang . Aku pesan Bubble tea rasa Taro satu ." Minji menjawab dengan muka (juga rambut) kusutnya , sambil meletakkan tas kecil milik Jin Hee di dekat kakinya.

"Okay , pesanan segera diantar ." Luhan hanya tertawa sambil mengacak rambut Minji. Membuatnya semakin kusut.

Sambil menunggu pesanan , Minji melihat pemandangan diluar cafe . Banyak pasangan yang merayakan friday night mereka dengan berjalan - jalan di sekitar Apgujeong . Tiba - tiba mata Minji melihat pergerakan seorang laki - laki tinggi dengan rambut dirty blonde yang sedang merangkul bahu seorang gadis.

'Sepertinya itu Jongin ? Kapan dia kembali ke Seoul ? Kenapa dia tidak memberitahuku ? Siapa gadis yang dirangkulnya ?' berbagai pertanyaan muncul di kepala Minji . Ia berusaha melihat wajah laki - laki itu dan..
Damn ! itu benar - benar Jongin.

Minji mengeluarkan segala sumpah serapah dengan suara kecil . Saat hendak berancang - ancang pergi keluar kafe dan menangkap basah Jongin , seseorang menahan tangannya.

"Minji , Kau mau kemana ? Ini pesananmu ."

"Maafkan Aku Luhan oppa , Aku tidak jadi membelinya . Aku pergi dulu ! ." Minji menjawab sambil mengambil tas kecil yang berisi kamus bahasa inggris tebal dan buku Matematikanya.

"Tidak bisa begitu ! Lalu harus Aku apakan Bubble tea mu ini !!" Luhan menjawab dengan ketus.

"Kau minum saja !! Oh iya , tolong hubungi Sehun . Suruh dia menjemputku disini "

"Hei !! Park Minji ! Kau.." Ucapan Luhan terpotong saat melihat Minji yang terlihat seperti seorang psycho ditambah rambut acak - acakannya.

"Luhan oppa , Aku tidak mau tau ! Hubungi Sehun sekarang ! Kau akan membutuhkannya nanti !"

Minji tau dia akan lepas kendali segera setelah Ia keluar dari pintu kafe ini . Luhan tidak akan mampu menahannya dengan tubuhnya yang kurus . Demi Tuhan ! Dia butuh bantuan Sehun nantinya. 

 Kau benar - benar penuh perhitungan Minji .

Dengan langkah tergesa - gesa , Minji menghampiri Jongin .

"Well,well,well Kau benar - benar sibuk ya Kim Jongin " Minji berhenti dihadapan Jongin .

Jongin sedikit terkejut saat melihat Minji berdiri di hadapannya . Namun,ia segera memasang seringaian di wajahnya .

"What's up Park Minji . Lama tidak bertemu denganmu ."

"Siapa gadis ini Tuan Kim ? " Minji berkata dengan penuh penekanan .

"Dia kekasihku ? Kenapa ? Kau ada masalah dengannya ?" Jongin menjawab dengan santai membuat Minji ingin menendang wajahnya .

"Baby Jongin , Siapa orang ini ? Kau mengenalnya ? " Gadis disamping Jongin melihat Minji dengan tatapan bingung .

"Tidak , dia hanya salah satu penggemarku ." Kim Jongin , kau berhasil membangunkan jiwa monster Minji .

"Dasar laki - laki kurang ajar ! Brengsek Kau !! "

Minji melempar tas kecilnya ke wajah Jongin . Tas itu tepat mengenai hidungnya, membuat darah segar langsung mengalir keluar . Dengan kalap , Minji langsug memukul - mukul Jongin . 

"Kau tau apa yang membuatku meninggalkanmu ? Kau itu Abnormal Minji . Aku tidak tahan dengan semua tingkah Abnormalmu..dan gayamu yang Urakan " Jongin memegang rambut Minji dengan tatapan mengejek.

"Apa Kau bilang ? Middle finger for you Kim Jongin !" Minji mengacungkan jari tengahnya ke depan wajah Jongin . Membuat kerumunan orang yang berada di sekitarnya semakin banyak.

"Dengar ! Aku mengaku kalau Aku itu Abnormal  ! Tapi kutekankan ya Kim jerk Jongin . AKU TIDAK URAKAN !!" Minji mengatakannya sambil menunjuk - nunjuk Jongin dengan jari tengahnya.

Jongin tertawa dengan nada yang menyebalkan , membuat Minji ingin melemparnya dengan sesuatu . Sayang , tidak ada satupun benda disekitarnya . Mendadak , Minji ingat akan sepatunya yang tadi menginjak permen karet . Saat sepatunya hampir lepas , ada seseorang yang menarik tubuhnya ke arah belakang.

"OH SEHUN ! LEPASKAN AKU !! AKU MASIH ADA URUSAN DENGAN LAKI - LAKI BRENGSEK INI ! " Karena cengkraman Sehun pada tangannya malah makin mengeras, Minji  spontan menggigit  tangan Sehun .

"Aduh !! Minji !! Kenapa kau malah menggigit tanganku hah !  Kau yang menyuruhku menjemputmu tadi ."

"Maaf Sehun ! Kau yang memaksaku melakukan hal itu "

Minji mengambil ancang - ancang untuk melempar sepatunya ke arah Jongin. Dan..

"RASAKAN ITU KIM JONGIN !! MAKAN PERMEN KARET BEKAS ITU . HAHAHAHAHAHA...MULAI SEKARANG KITA BERAKHIR !! " 

Minji tertawa bahagia saat telapak sepatunya mendarat di depan bibir Jongin . Mau tidak mau sehun juga tertawa sambil bertepuk tangan melihat Jongin yang mual karena permen karet itu masuk ke mulutnya .

Benar - benar pasangan abnormal .

Setelah puas melihat Jongin , Sehun langsung menarik tangan Minji , membawanya keluar dari kerumunan orang .

"Kau aneh ya Min ! Kau malah tertawa melihat kekasihmu selingkuh dengan orang lain .Harusnya Kau menangis " Sehun menggengam tangan Minji diam - diam. Selamat Oh Sehun , Minji tidak menyadarinya.

"Aku sedikit sedih ,sih ! Tapi apa gunanya menangisi orang brengsek sepertinya . Lagipula , Aku tau kalau suatu saat ia akan meninggalkanku ." Minji tersenyum ,membuat Sehun terpana melihatnya.

"Oh iya , Kenapa jalanku jadi aneh ya ?Apa kaki ku panjang sebelah ? " Minji kebingungan .

"Tentu saja  jalanmu jadi aneh . Sepatumu tertinggal di depan kafe Luhan Hyung tadi . Kau kan melempar Jongin dengan sepatumu ! Lihat saja kakimu"

Hening

.

.

.

"APA ?!! Sehun ! Ayo Kita kembali ke sana ! " Minji langsung menyeret Sehun yang hanya bisa pasrah .


Poor Sehun


THE END

(A/N)    : Maafkan gue kalau ceritanya kurang bagus . Bikinnya nggak buru - buru sih(?). Dan gue bingung ini Oneshoot atau drabble atau apakah itu. Yang pasti komentarnya ditunggu ya Yeorobun moduda !! *Yang biasnya Jongin Sorry ya , daku menistakan biasmu :D

6 komentar:

  1. haha bagus nih .... kurang panjang sebenarnya, tp berhubung author nya bilang ini drabble ya memang harus begini kan??

    rasain tuh Jongin... berani2 nya kau pada Minji haha *ikut2an abnormal

    buat side story udh bagus thor ... like this yo!!! cuma ya itu.... kurang panjang, next story kalo bisa ne *ppuing ppuing suka sama The Abnormal Couple :D

    Well done thor... FIGHTING!!

    BalasHapus
  2. Makasih banyak My loyal reader ;)
    Emang author agak bingung..ini kayak drabble yang ke oneshoot-oneshootan(?) Iya,disini Jongin ternistakan banget dan jadi antagonis kayak mamanya goo junpyo*wkwkwk..Maafkan Author bagi siapapun yang biasnya Jongin..
    Tenang saja..Author rencananya mau bikin semacam sequel To The Abnormal You..
    Just wait and see !!

    BalasHapus
  3. hai hallo hallo hai author...
    jumpa lagi sama sider yang dipaksa ngomen *lupakan-,-*
    okeh ini bagus thor, cuman daku lebih greget sama yang to the abnormal you deh thor..-o- tak tau nape..(~'0')~
    yaudah tapi udah bagus kok thor walau ada beberapa typos di atas ssana...

    lucu thor sampe berlinang air mata nih ketawa nya X'D
    okeh intinya ini dah bagus , tapi.. a..itu..permen karet.. masuk.. mulut?? owh god disgusting eew eew eew XP
    okeh sekian bacotan dari sider yang dipaksa ngomen ini
    ditunggu tuh masterpiece yang lain!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai juga dira ;D
      Aku tidak memaksamu , tapi berdasarkan peraturan perblogan(?) seorang reader hendaknya mengomentari cerita yang dibacanya :)
      Iya sih, author juga lebih merasa greget dengan TTAY , mungkin karena bikinnya pake perasaan yang menggebu - gebu setelah berantem sama si anu..wkwk
      Mulai sekarang author akan lebih teliti , walaupun Typo merupakan pahala bagi seorang author XD

      Hapus
  4. yang ini bahasa nya lebih mudah dimengerti author :)
    ceritanya seru banget, romance-romance gimana gitu. .
    bibir jongin tambah sexy dong kena sepatu minji ?? :D
    keep fighting ya thor !
    jangan lupa babang kris ama d.o ny ya. .:D

    BalasHapus
  5. Huaaaahhhhh terimakasih Ela :*
    Bukannya sexy lagi bibir Jonginnya,tapi jontor (maafkan daku yang biasnya Kai)
    Iya..Kris dan D.O aman..jalan ceritanya udah fix
    Tinggal dibikin...Just wait and see \(^_^)/

    BalasHapus

The Universe

Milky Way Planets

The Hottest Star in Milky Way

My Identity In Earth