Cast : Jongin , Minji (OC) , Sehun , Tao , Luhan
Rating : T
Genre : Romance ,
Comedy ,Oneshoot- Drabble(?)
(A/N) : Gue bener
- bener terharu atas respon positif To The Abnormal You T,T padahal gue
bikinnya cuma satu jam loh . Entah apa yang membuat ff itu cepet
selesai,mungkin suasana hati gue yang lagi dendam kesumat(?) sama seseorang
nun jauh di sana . Sekarang gue bawa side story nya To The Abnormal You .
Mudah - mudahan bagus . Oh iya , bacanya sambil denger lagu Demi Lovato -
Really Don't Care ya ;) Read and Comment juseyo . NO SIDER PLEASE !
I know you would walk out the door someday..
Minji benar - benar sial hari ini.
Dua bulan lagi upacara kelulusannya dan Ia masih harus
mengikuti kelas tambahan Matematika . Memang otaknya tidak bisa menerima yang
namanya matematika . Ditambah lagi , Sehun hanya mengejeknya dan tidak mau
membantunya belajar .
Bocah itu malah pulang dan meninggalkan Minji sendirian .
Benar - benar tidak setia kawan .
Minji melirik jam tangannya . Sekarang sudah pukul enam sore
, dan Ia sama sekali tidak ingin pulang . Tapi , kalau Ia tidak pulang ,
Kakaknya pasti akan menendangnya keluar bersama selimut dan bantalnya . What a perfect friday night..
"Min , Kau tidak pulang ? " Jin Hee bertanya pada
Minji sambil memasukkan buku - bukunya . Dia sama payahnya dengan Minji saat
berurusan dengan matematika .
"Aku sedang tidak ingin pulang , Mungkin Aku akan
berjalan - jalan sebentar di Apgujeong . Kau mau ikut ?"
"Maaf Min , Aku ada janji dengan Tao " Bertepatan
dengan itu muncul seorang laki - laki tinggi berkulit cokelat .
"Jin Hee , cepatlah . Aku sudah berlumut menunggumu
dari jam dua siang tadi ! Hei Minji , Sehun tidak menunggumu ?"
Tao-kekasih Jin Hee-tersenyum mengejek pada Minji .
"Tidak ! Bocah itu malah mengejekku dengan tarian
bokongnya , lalu berlari pulang . " Minji kebingungan memasukkan buku -
bukunya karena sekarang tasnya sudah benar - benar penuh .
"Jin Hee,Kau punya kantong plastik tidak ? Tas ku sudah
penuh , buku ku tidak muat lagi masuk kedalamnya"
Jin Hee menyodorkan tas kecil miliknya "Pakai saja ini
Min , besok Kau kembalikan ya ."
"Okay , Thanks ."
"Ya sudah , Aku duluan ya ! " Jin Hee melenggang
pergi keluar kelas bersama Tao .
Terkadang Minji iri . Dia memang punya kekasih ,tapi
kekasihnya itu sekolah di Busan . Sehingga sulit sekali bagi Minji untuk
bertemu dengannya .Bahkan , satu minggu ini mereka tidak pernah berkomunikasi
lagi . Setiap Minji menghubunginya pasti tidak diangkat lalu Jongin-kekasihnya
itu-akan mengatakan kalau dia sibuk dan tidak bisa diganggu .
***
Minji berjalan sambil menendang - nendang kerikil . Tiba -
tiba kakinya tidak bisa diangkat . Minji menarik kakinya sekuat tenaga.
Ternyata Sepatunya menginjak permen karet.
"Ugh...sial !
sial ! Kenapa hari ini Aku selalu sial . Oh
my God !!" Minji berteriak sambil mengacak - acak rambutnya seperti
orang gila di pinggir jalan . Beberapa pejalan kaki melirik ke arahnya.
Karena
malu (ternyata Minji masih memiliki urat malu) , Ia segera berlari masuk ke dalam kafe
langganannya . Minji sering membeli Bubble
tea bersama Sehun disini . Ia bahkan mengenal dengan baik pemiliknya .
"Pesan apa Minji ? Tumben kau belum pulang. "
Luhan, si pemilik kafe itu menyapa Minji dengan akrab saat melihatnya masuk dan
duduk di kursi dekat jendela.
"Sudahlah oppa , Aku sedang tidak ingin membahas alasan
kenapa Aku belum pulang . Aku pesan Bubble
tea rasa Taro satu ." Minji menjawab dengan muka (juga rambut)
kusutnya , sambil meletakkan tas kecil milik Jin Hee di dekat kakinya.
"Okay ,
pesanan segera diantar ." Luhan hanya tertawa sambil mengacak rambut Minji. Membuatnya semakin kusut.
Sambil menunggu pesanan , Minji melihat pemandangan diluar
cafe . Banyak pasangan yang merayakan friday
night mereka dengan berjalan - jalan di sekitar Apgujeong . Tiba - tiba
mata Minji melihat pergerakan seorang laki - laki tinggi dengan rambut dirty blonde yang sedang merangkul bahu
seorang gadis.
'Sepertinya itu Jongin ? Kapan dia kembali ke Seoul ? Kenapa
dia tidak memberitahuku ? Siapa gadis yang dirangkulnya ?' berbagai pertanyaan
muncul di kepala Minji . Ia berusaha melihat wajah laki - laki itu dan..
Damn ! itu benar - benar Jongin.
Minji mengeluarkan segala sumpah serapah dengan suara kecil
. Saat hendak berancang - ancang pergi keluar kafe dan menangkap basah Jongin ,
seseorang menahan tangannya.
"Minji , Kau mau kemana ? Ini pesananmu ."
"Maafkan Aku Luhan oppa , Aku tidak jadi membelinya .
Aku pergi dulu ! ." Minji menjawab sambil mengambil tas kecil yang berisi
kamus bahasa inggris tebal dan buku Matematikanya.
"Tidak bisa begitu ! Lalu harus Aku apakan Bubble tea mu ini !!" Luhan
menjawab dengan ketus.
"Kau minum saja !! Oh iya , tolong hubungi Sehun .
Suruh dia menjemputku disini "
"Hei !! Park Minji ! Kau.." Ucapan Luhan terpotong
saat melihat Minji yang terlihat seperti seorang psycho ditambah rambut acak - acakannya.
"Luhan oppa , Aku tidak mau tau ! Hubungi Sehun
sekarang ! Kau akan membutuhkannya nanti !"
Minji tau dia akan lepas kendali segera setelah Ia keluar
dari pintu kafe ini . Luhan tidak akan mampu menahannya dengan tubuhnya yang
kurus . Demi Tuhan ! Dia butuh bantuan Sehun nantinya.
Kau benar - benar
penuh perhitungan Minji .
Dengan langkah tergesa - gesa , Minji menghampiri Jongin .
"Well,well,well Kau
benar - benar sibuk ya Kim Jongin " Minji berhenti dihadapan Jongin .
Jongin sedikit terkejut saat melihat Minji berdiri di
hadapannya . Namun,ia segera memasang seringaian di wajahnya .
"What's up
Park Minji . Lama tidak bertemu denganmu ."
"Siapa gadis ini Tuan Kim ? " Minji berkata dengan
penuh penekanan .
"Dia kekasihku ? Kenapa ? Kau ada masalah dengannya
?" Jongin menjawab dengan santai membuat Minji ingin menendang wajahnya .
"Baby Jongin
, Siapa orang ini ? Kau mengenalnya ? " Gadis disamping Jongin melihat
Minji dengan tatapan bingung .
"Tidak , dia hanya salah satu penggemarku ." Kim
Jongin , kau berhasil membangunkan jiwa monster Minji .
"Dasar laki - laki kurang ajar ! Brengsek Kau !! "
Minji melempar tas kecilnya ke wajah Jongin . Tas itu tepat
mengenai hidungnya, membuat darah segar langsung mengalir keluar . Dengan kalap
, Minji langsug memukul - mukul Jongin .
"Kau tau apa yang membuatku meninggalkanmu ? Kau itu Abnormal Minji . Aku tidak tahan dengan
semua tingkah Abnormalmu..dan gayamu
yang Urakan " Jongin memegang rambut Minji dengan tatapan mengejek.
"Apa Kau bilang ? Middle
finger for you Kim Jongin !" Minji mengacungkan jari tengahnya ke
depan wajah Jongin . Membuat kerumunan orang yang berada di sekitarnya semakin
banyak.
"Dengar ! Aku mengaku kalau Aku itu Abnormal ! Tapi kutekankan ya Kim jerk Jongin . AKU TIDAK URAKAN !!" Minji mengatakannya sambil
menunjuk - nunjuk Jongin dengan jari tengahnya.
Jongin tertawa dengan nada yang menyebalkan , membuat Minji
ingin melemparnya dengan sesuatu . Sayang , tidak ada satupun benda
disekitarnya . Mendadak , Minji ingat akan sepatunya yang tadi menginjak permen
karet . Saat sepatunya hampir lepas , ada seseorang yang menarik tubuhnya ke
arah belakang.
"OH SEHUN ! LEPASKAN AKU !! AKU MASIH ADA URUSAN DENGAN
LAKI - LAKI BRENGSEK INI ! " Karena cengkraman Sehun pada tangannya malah
makin mengeras, Minji spontan menggigit tangan Sehun .
"Aduh !! Minji !! Kenapa kau malah menggigit tanganku
hah ! Kau yang menyuruhku menjemputmu
tadi ."
"Maaf Sehun ! Kau yang memaksaku melakukan hal itu
"
Minji mengambil ancang - ancang untuk melempar sepatunya ke
arah Jongin. Dan..
"RASAKAN ITU KIM JONGIN !! MAKAN PERMEN KARET BEKAS ITU
. HAHAHAHAHAHA...MULAI SEKARANG KITA BERAKHIR !! "
Minji tertawa bahagia saat telapak sepatunya mendarat di
depan bibir Jongin . Mau tidak mau sehun juga tertawa sambil bertepuk tangan
melihat Jongin yang mual karena permen karet itu masuk ke mulutnya .
Benar - benar pasangan abnormal .
Setelah puas melihat Jongin , Sehun langsung menarik tangan
Minji , membawanya keluar dari kerumunan orang .
"Kau aneh ya Min ! Kau malah tertawa melihat kekasihmu
selingkuh dengan orang lain .Harusnya Kau menangis " Sehun menggengam
tangan Minji diam - diam. Selamat Oh Sehun , Minji tidak menyadarinya.
"Aku sedikit sedih ,sih ! Tapi apa gunanya menangisi
orang brengsek sepertinya . Lagipula , Aku tau kalau suatu saat ia akan
meninggalkanku ." Minji tersenyum ,membuat Sehun terpana melihatnya.
"Oh iya , Kenapa jalanku jadi aneh ya ?Apa kaki ku
panjang sebelah ? " Minji kebingungan .
"Tentu saja
jalanmu jadi aneh . Sepatumu tertinggal di depan kafe Luhan Hyung tadi .
Kau kan melempar Jongin dengan sepatumu ! Lihat saja kakimu"
Hening
.
.
.
"APA ?!! Sehun ! Ayo Kita kembali ke sana ! "
Minji langsung menyeret Sehun yang hanya bisa pasrah .
Poor Sehun
THE END
(A/N) : Maafkan gue kalau ceritanya kurang bagus . Bikinnya nggak buru - buru sih(?). Dan
gue bingung ini Oneshoot atau drabble atau apakah itu. Yang pasti
komentarnya ditunggu ya Yeorobun moduda !! *Yang biasnya Jongin Sorry ya , daku
menistakan biasmu :D

haha bagus nih .... kurang panjang sebenarnya, tp berhubung author nya bilang ini drabble ya memang harus begini kan??
BalasHapusrasain tuh Jongin... berani2 nya kau pada Minji haha *ikut2an abnormal
buat side story udh bagus thor ... like this yo!!! cuma ya itu.... kurang panjang, next story kalo bisa ne *ppuing ppuing suka sama The Abnormal Couple :D
Well done thor... FIGHTING!!
Makasih banyak My loyal reader ;)
BalasHapusEmang author agak bingung..ini kayak drabble yang ke oneshoot-oneshootan(?) Iya,disini Jongin ternistakan banget dan jadi antagonis kayak mamanya goo junpyo*wkwkwk..Maafkan Author bagi siapapun yang biasnya Jongin..
Tenang saja..Author rencananya mau bikin semacam sequel To The Abnormal You..
Just wait and see !!
hai hallo hallo hai author...
BalasHapusjumpa lagi sama sider yang dipaksa ngomen *lupakan-,-*
okeh ini bagus thor, cuman daku lebih greget sama yang to the abnormal you deh thor..-o- tak tau nape..(~'0')~
yaudah tapi udah bagus kok thor walau ada beberapa typos di atas ssana...
lucu thor sampe berlinang air mata nih ketawa nya X'D
okeh intinya ini dah bagus , tapi.. a..itu..permen karet.. masuk.. mulut?? owh god disgusting eew eew eew XP
okeh sekian bacotan dari sider yang dipaksa ngomen ini
ditunggu tuh masterpiece yang lain!!
Hai juga dira ;D
HapusAku tidak memaksamu , tapi berdasarkan peraturan perblogan(?) seorang reader hendaknya mengomentari cerita yang dibacanya :)
Iya sih, author juga lebih merasa greget dengan TTAY , mungkin karena bikinnya pake perasaan yang menggebu - gebu setelah berantem sama si anu..wkwk
Mulai sekarang author akan lebih teliti , walaupun Typo merupakan pahala bagi seorang author XD
yang ini bahasa nya lebih mudah dimengerti author :)
BalasHapusceritanya seru banget, romance-romance gimana gitu. .
bibir jongin tambah sexy dong kena sepatu minji ?? :D
keep fighting ya thor !
jangan lupa babang kris ama d.o ny ya. .:D
Huaaaahhhhh terimakasih Ela :*
BalasHapusBukannya sexy lagi bibir Jonginnya,tapi jontor (maafkan daku yang biasnya Kai)
Iya..Kris dan D.O aman..jalan ceritanya udah fix
Tinggal dibikin...Just wait and see \(^_^)/